Sementara itu, di ruang nifas, seorang ibu yang baru melahirkan tersenyum meski ada raut lelah di wajahnya. “Alhamdulillah, bidannya baik. Tapi mungkin kalau fasilitasnya lebih lengkap, pasti lebih nyaman,” katanya.
Di instalasi gizi, Yosef melihat langsung bagaimana makanan pasien disiapkan. Sederhana, tapi cukup layak. “Ini harus dijaga. Makanan yang sehat adalah bagian dari proses pemulihan,” komentarnya.
Namun, tidak semua ruangan mendapat apresiasi dari sang bupati. Beberapa fasilitas terlihat usang, beberapa alat kesehatan tampak tak lagi prima. Dan yang paling terasa: antrean panjang serta keluhan pasien tentang lambatnya layanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Audit dan Kemungkinan Pergantian Manajemen
Di akhir sidaknya, Yosef menggelar pertemuan singkat dengan direksi RSUD Ende. Ia tidak hanya menyoroti pelayanan, tapi juga aspek manajerial. “Pasien harus nyaman. Rumah sakit harus bersih, fasilitas harus memadai, dan kalau ada yang rusak, segera perbaiki!” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa audit terhadap RSUD Ende sedang berjalan. Audit ini bukan hanya untuk mencari kelemahan, tapi juga sebagai dasar bagi kemungkinan perombakan manajemen. “Kalau perlu ada penyegaran, ya kita lakukan. Ini bukan soal balas dendam, tapi soal pelayanan yang lebih baik,” katanya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




