Gebyar HUT RI ke-80 di Ngalupolo: Guru Kritisi Disiplin dan Karakter dalam Pendidikan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 851 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memperingati HUT ke 80 RI Guru di Ndona Gelar Workshop

Memperingati HUT ke 80 RI Guru di Ndona Gelar Workshop

Kompetensi Guru, Lebih dari Sekadar Mengajar

Nada kritis juga datang dari Amin Aserakal, S.Pd., M.Pd., Kepala SMP Negeri 2 Ndona sekaligus alumni Magister Pedagogi Universitas Muhammadiyah Malang.

Ia menekankan empat kompetensi wajib seorang pendidik: moral, intelektual, sosial, dan pedagogik.

“Kompetensi moral harus menjadi prioritas. Di tengah maraknya kasus amoral, guru tidak boleh hanya pintar, tapi juga bermoral,” tegasnya.

Pernyataan Amin menyinggung keresahan publik di tengah derasnya arus digital, nilai karakter sering tenggelam oleh ambisi akademik.

Lomba sebagai Ruang Nasionalisme

Ketua Panitia, Yohanes B. Gaku, menekankan sisi lain dari gebyar lomba-lomba antar siswa yang dirancang bukan hanya hiburan, tetapi ajang menanamkan nasionalisme sekaligus menggali bakat.

Baca Juga :  Penanganan Erupsi Gunung Lewotobi dan Konflik Sosial di Flores Timur, Pemerintah Siapkan Huntap dan Dana Tunggu

Guru olahraga dari tiap sekolah—Diana Herlina Wora (SMPN 2 Ndona), Krisensius Amatus Geti (SDK Ngalupolo), dan Yosep Pia (SD Inpres)—ditunjuk sebagai penanggung jawab.

Dukungan masyarakat desa juga tampak solid, menjadikan kegiatan ini lebih sebagai hajatan kolektif ketimbang sekadar acara sekolah.

Berita Terkait

Keuskupan Agung Ende Canangkan Muspas IX 2027, Umat Diajak Berjalan Bersama dalam Semangat Sinodalitas
Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi
Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:03 WITA

Keuskupan Agung Ende Canangkan Muspas IX 2027, Umat Diajak Berjalan Bersama dalam Semangat Sinodalitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WITA

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Berita Terbaru