Gebyar HUT RI ke-80 di Ngalupolo: Guru Kritisi Disiplin dan Karakter dalam Pendidikan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 933 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memperingati HUT ke 80 RI Guru di Ndona Gelar Workshop

Memperingati HUT ke 80 RI Guru di Ndona Gelar Workshop

Kompetensi Guru, Lebih dari Sekadar Mengajar

Nada kritis juga datang dari Amin Aserakal, S.Pd., M.Pd., Kepala SMP Negeri 2 Ndona sekaligus alumni Magister Pedagogi Universitas Muhammadiyah Malang.

Ia menekankan empat kompetensi wajib seorang pendidik: moral, intelektual, sosial, dan pedagogik.

“Kompetensi moral harus menjadi prioritas. Di tengah maraknya kasus amoral, guru tidak boleh hanya pintar, tapi juga bermoral,” tegasnya.

Pernyataan Amin menyinggung keresahan publik di tengah derasnya arus digital, nilai karakter sering tenggelam oleh ambisi akademik.

Lomba sebagai Ruang Nasionalisme

Ketua Panitia, Yohanes B. Gaku, menekankan sisi lain dari gebyar lomba-lomba antar siswa yang dirancang bukan hanya hiburan, tetapi ajang menanamkan nasionalisme sekaligus menggali bakat.

Baca Juga :  Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Guru olahraga dari tiap sekolah—Diana Herlina Wora (SMPN 2 Ndona), Krisensius Amatus Geti (SDK Ngalupolo), dan Yosep Pia (SD Inpres)—ditunjuk sebagai penanggung jawab.

Dukungan masyarakat desa juga tampak solid, menjadikan kegiatan ini lebih sebagai hajatan kolektif ketimbang sekadar acara sekolah.

Berita Terkait

Dukung 100 Hari Program Kapolri Baru; Brimob Ende Giat Jumat dan Subuh Keliling
Pol PP Buru Mafia Minyak Tanah Bersubsidi di Ende; Jual Tidak Sesuai HET
Terdakwa Penganiayaan Lansia di Flores Timur Divonis 7 Bulan Penjara, Korban Puas
DPRD NTT Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Gempa Flores, Junaidin: Jangan Tunggu Hujan
Kolaborasi Unipa dan Politani Kupang Dorong Hilirisasi Hortikultura-Nira Lontar di Sikka
PSSI NTT Buka Suara soal Penundaan ETMC XXXV 2026, Christian MBoeik: Siap Jika Digugat
Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV Flores Timur Ditunda, Dijadwalkan Maret 2027
JPU Bantah Pembelaan Terdakwa F.P.H. dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Flores Timur
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Nikolaus Sanggu: Bangsa Indonesia yang dibangsatkan oleh Bangsanya Sendiri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru