Penanganan Erupsi Gunung Lewotobi dan Konflik Sosial di Flores Timur, Pemerintah Siapkan Huntap dan Dana Tunggu

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 Maret 2025 - 20:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Arkadeus Aku Suka Dibaca 1,045 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Melki Lakalena dan Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen dalam rapat koordinasi penanganan bencana bersama Menko PMK Pratikno.

Gubernur Melki Lakalena dan Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen dalam rapat koordinasi penanganan bencana bersama Menko PMK Pratikno.

LIPUTANFLORES.COM|FLOTIM, – Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar rapat koordinasi terkait penanganan pasca-erupsi Gunung Lewotobi dan konflik sosial di Flores Timur, NTT.

Rapat ini dipimpin oleh Menko PMK, Pratikno, serta dihadiri oleh Gubernur NTT Melki Lakalena dan Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen.

Sejumlah Wakil Menteri dari Kabinet Merah Putih turut hadir dalam rapat tersebut, termasuk Wamensos Agus Jabo, Wamen PUPR Diana Kusumastuti, Wamen Dikdasmen Atip Latipulhayat, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Pembangunan Huntap dan Huntara bagi Korban Erupsi

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Untuk mempercepat realisasi, pemerintah akan menyelesaikan persoalan lahan dan akses jalan ke lokasi huntap.

Baca Juga :  Polres Sikka Sosialisasi Rekrutmen Polri TA 2026, Tekankan Prinsip "BETAH" di SMKS YOHANES XXIII Maumere

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen Suharyanto menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 450 unit hunian sementara (huntara) untuk menampung pengungsi.

Berita Terkait

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Berita Terbaru