Klarifikasi Bupati Ende Soal Festival Ine Maria, Pancasila Milik Semua Umat Beragama

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,723 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MUI Ende bersama Ketua PHDI dan Pendeta GMIT Ende, Bupati Ende dan Sekda Ende memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Rumah jabatan Bupati, Kamis, 22 Mei 2025 malam pukul 21.30 Wita

Ketua MUI Ende bersama Ketua PHDI dan Pendeta GMIT Ende, Bupati Ende dan Sekda Ende memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Rumah jabatan Bupati, Kamis, 22 Mei 2025 malam pukul 21.30 Wita

H. Abdul Syukur Muhammad, Ketua MUI Kabupaten Ende yang hadir dalam pertemuan, menyebut kejadian ini sebagai akibat dari informasi yang tidak utuh.

“Sudah dijelaskan dan kami pahami. Kami tetap mendukung seluruh kegiatan selama menjunjung nilai toleransi,” ucapnya.

Bupati Ende menambahkan, tanggal 31 Mei akan diadakan Doa Kebangsaan yang melibatkan seluruh pemeluk agama di Ende.

Doa dilakukan serentak di tempat ibadah masing-masing: umat Katolik festival Ine Maria Guadalupe, umat Islam di Masjid Arabitha dan makam Ibu Amsy, umat Kristen di Gereja Syallom, serta umat Hindu dan Buddha di pura dan wihara.

Mengakhiri pertemuan, seluruh peserta sepakat bahwa Pancasila bukan milik satu kelompok, melainkan milik seluruh bangsa.

Baca Juga :  Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa

Kabupaten Ende, sebagai tempat lahirnya Pancasila, kembali menegaskan posisinya sebagai simbol kerukunan nasional.

Berita Terkait

Dukung 100 Hari Program Kapolri Baru; Brimob Ende Giat Jumat dan Subuh Keliling
Pol PP Buru Mafia Minyak Tanah Bersubsidi di Ende; Jual Tidak Sesuai HET
Terdakwa Penganiayaan Lansia di Flores Timur Divonis 7 Bulan Penjara, Korban Puas
DPRD NTT Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Gempa Flores, Junaidin: Jangan Tunggu Hujan
Kolaborasi Unipa dan Politani Kupang Dorong Hilirisasi Hortikultura-Nira Lontar di Sikka
PSSI NTT Buka Suara soal Penundaan ETMC XXXV 2026, Christian MBoeik: Siap Jika Digugat
Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV Flores Timur Ditunda, Dijadwalkan Maret 2027
JPU Bantah Pembelaan Terdakwa F.P.H. dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Flores Timur
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Nikolaus Sanggu: Bangsa Indonesia yang dibangsatkan oleh Bangsanya Sendiri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru