H. Abdul Syukur Muhammad, Ketua MUI Kabupaten Ende yang hadir dalam pertemuan, menyebut kejadian ini sebagai akibat dari informasi yang tidak utuh.
“Sudah dijelaskan dan kami pahami. Kami tetap mendukung seluruh kegiatan selama menjunjung nilai toleransi,” ucapnya.
Bupati Ende menambahkan, tanggal 31 Mei akan diadakan Doa Kebangsaan yang melibatkan seluruh pemeluk agama di Ende.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Doa dilakukan serentak di tempat ibadah masing-masing: umat Katolik festival Ine Maria Guadalupe, umat Islam di Masjid Arabitha dan makam Ibu Amsy, umat Kristen di Gereja Syallom, serta umat Hindu dan Buddha di pura dan wihara.
Mengakhiri pertemuan, seluruh peserta sepakat bahwa Pancasila bukan milik satu kelompok, melainkan milik seluruh bangsa.
Kabupaten Ende, sebagai tempat lahirnya Pancasila, kembali menegaskan posisinya sebagai simbol kerukunan nasional.
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




