Di tengah polemik tersebut, Christian juga menyampaikan bahwa dirinya tetap mendorong penyelenggaraan ETMC di Kabupaten Flores Timur.
Ia mengakui Flores Timur memiliki banyak penggemar dan pencinta sepak bola. Dukungan masyarakat terhadap olahraga ini menjadi salah satu hal yang menurutnya patut diperhitungkan dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola di NTT.
Pernyataan itu memberikan gambaran bahwa perdebatan mengenai penundaan tidak serta-merta berarti hilangnya dukungan terhadap Flores Timur sebagai daerah penyelenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi masyarakat setempat, kesempatan menjadi tuan rumah ETMC bukan hanya berkaitan dengan status penyelenggara. Turnamen tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan dukungan terhadap klub kebanggaan, menyambut kedatangan suporter dari daerah lain, dan menghidupkan suasana olahraga di wilayah mereka.
Kehadiran sebuah turnamen besar juga berpotensi memberikan dampak bagi aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha makanan dan minuman, penginapan, transportasi, hingga pedagang kecil yang memanfaatkan ramainya pengunjung.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




