Menanggapi polemik tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PSSI NTT, P. Christian MBoeik, memberikan klarifikasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Dalam penjelasannya, Christian menegaskan bahwa keputusan penundaan tersebut berkaitan dengan regulasi PSSI di tingkat pusat. Menurut dia, PSSI merupakan organisasi yang memiliki struktur dan jenjang kewenangan, sehingga pelaksanaan kompetisi di daerah harus memperhatikan ketentuan yang berlaku pada tingkat nasional.
Ia menjelaskan, PSSI NTT tidak dapat mengambil keputusan secara terpisah dari kebijakan organisasi di tingkat pusat, terutama apabila terdapat regulasi yang perlu menjadi pedoman bagi penyelenggaraan kompetisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penundaan ini sesuai dengan regulasi PSSI Pusat. PSSI mempunyai hierarki dari pusat, bukan hanya dari PSSI NTT,” demikian inti penjelasan Christian dalam klarifikasinya.
Regulasi Pusat Menjadi Alasan Penundaan
Christian memberikan gambaran bahwa regulasi sepak bola dapat mengalami penyesuaian sesuai dengan kebijakan organisasi. Salah satu contoh yang disampaikannya ialah kemungkinan penerapan batas usia pemain dalam kompetisi mendatang.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




