Namun, di balik semangat itu, tantangan nyata menanti. Banyak rumah adat di Manggarai terancam punah karena kurangnya perhatian dan minimnya anggaran. Masuknya budaya instan melalui media digital membuat generasi muda semakin jauh dari akar tradisi.
Jika Rumah Adat Poka berhasil diselesaikan, ia akan difungsikan bukan hanya untuk ritual adat, tetapi juga sebagai pusat edukasi budaya dan destinasi wisata berbasis kearifan lokal.
Pertanyaannya, mampukah ruang budaya seperti ini benar-benar bertahan melawan arus modernisasi yang kian kuat?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




