Wabup Sikka Dorong Festival Jelajah Maumere Jadi Ikon Daerah

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 23:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 287 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Jelajah Maumere

Festival Jelajah Maumere

MAUMERE, – Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, menegaskan bahwa Festival Jelajah Maumere (FJM) harus menjadi salah satu ikon Kabupaten Sikka.

Pernyataan ini disampaikan saat ia secara resmi menutup kegiatan festival yang berlangsung di Lapangan Kota Baru pada Sabtu, 20 September 2025.

Festival yang diselenggarakan dari 17 hingga 20 September 2025 ini dinilai berjalan lancar, meskipun Wakil Bupati Simon menyadari bahwa penyelenggaraannya masih perlu dievaluasi.

Ia berharap FJM di masa mendatang dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

“Pemerintah menyadari bahwa kegiatan ini tentunya masih harus diperbaiki dan dievaluasi,” ujar Wabup Simon.

“Untuk itu, mari bersama-sama kita wujudkan Festival Jelajah Maumere tahun 2026 harus lebih meriah, lebih berkualitas, dan lebih produktif.” Ajaknya.

Baca Juga :  KPU Ende Tetapkan 207.062 DPT untuk Pilkada Serentak Tahun 2024

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk sponsor, seniman, komunitas budaya, dan seluruh masyarakat yang terlibat, atas suksesnya acara pada hari Sabtu, 20 September 2025.

Berita Terkait

Guru Flores Timur Fransiskus Xaverius Berek Masuk Pengurus Pusat IGI 2026–2031
Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:23 WITA

Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru