Honor BA dan PMO Belum Dibayar Sejak Oktober, Blasius Rinda Desak Kemenkop Bertanggung Jawab atas Mandeknya Hak Tenaga Lapangan KDMP di NTT

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 626 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blasius Ausgarius Rinda Tokoh muda NTT

Blasius Ausgarius Rinda Tokoh muda NTT

KUPANG, – Keterlambatan pembayaran honor Business Assistant (BA) dan Project Manager Officer (PMO) di bawah program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) kembali menjadi sorotan.

Sejak mulai bertugas pada Oktober 2025, para BA dan PMO di seluruh Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku belum menerima hak mereka. Padahal, mereka bekerja penuh sebagai ujung tombak implementasi KDMP di tingkat desa, memastikan setiap program berjalan sesuai arahan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Jelang Hari Pers Nasional Polres Ende dan PAWE Gelar Olahraga Bersama

Kondisi ini menuai kritik tajam dari tokoh muda NTT, Blasius Ausgarius Rinda, yang menilai bahwa persoalan keterlambatan pembayaran honor menunjukkan lemahnya manajemen Kementerian Koperasi dan UKM bersama Dinas Koperasi NTT sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Blasius, BA dan PMO bukan sekadar tenaga teknis biasa, tetapi pilar pelaksana program strategis Presiden Prabowo Subianto di sektor pemberdayaan ekonomi desa.

Baca Juga :  PMKRI Tolak Proyek Geothermal Di Wilayah Keuskupan Agung Ende

“Bagaimana mungkin program strategis nasional dijalankan dengan serius, kalau ujung tombaknya tidak digaji sejak Oktober? Ini bukan hanya masalah administratif, tapi masalah komitmen negara kepada rakyat yang bekerja untuk negara,” tegas Blasius ketika dikonfirmasi media ini kamis 20 November 2025 melalui sambungan telepon

Berita Terkait

IGI Flores Timur Kecam Kekerasan Orang Tua Siswa terhadap Guru di SDN Kampung Baru Larantuka
Putusan MA Menang, Tapi Administrasi Tersendat: Dugaan Oknum BPN Persulit Pengurusan Tanah Mencuat
Bentrok Warga di Adonara Flores Timur: 10 Rumah di Desa Bele Dibakar Akibat Sengketa Tanah
Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Flores 4–10 Maret 2026, Pelaut Diminta Waspada
Pemprov NTT Bahas Dampak Batas 30 Persen Belanja Pegawai, Pengurangan P3K Jadi Opsi Terakhir
Ahli Waris Ibrahim Hanta Siap Aksi Besar di BPN Manggarai Barat, Diduga Abakan Putusan Mahkamah Agung
Ritual Adat Bersih Kampung di Amagarapati, Pemda dan Aparat Ajak Warga Flores Timur Jaga Perdamaian
Pendaftaran Ketua DPW Vox Point Sikka Ditutup, Empat Kandidat Siap Bertarung di Konferwil 2025–2029
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:53 WITA

IGI Flores Timur Kecam Kekerasan Orang Tua Siswa terhadap Guru di SDN Kampung Baru Larantuka

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:16 WITA

Putusan MA Menang, Tapi Administrasi Tersendat: Dugaan Oknum BPN Persulit Pengurusan Tanah Mencuat

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:48 WITA

Bentrok Warga di Adonara Flores Timur: 10 Rumah di Desa Bele Dibakar Akibat Sengketa Tanah

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:16 WITA

Pemprov NTT Bahas Dampak Batas 30 Persen Belanja Pegawai, Pengurangan P3K Jadi Opsi Terakhir

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:14 WITA

Ahli Waris Ibrahim Hanta Siap Aksi Besar di BPN Manggarai Barat, Diduga Abakan Putusan Mahkamah Agung

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:56 WITA

Ritual Adat Bersih Kampung di Amagarapati, Pemda dan Aparat Ajak Warga Flores Timur Jaga Perdamaian

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:07 WITA

Pendaftaran Ketua DPW Vox Point Sikka Ditutup, Empat Kandidat Siap Bertarung di Konferwil 2025–2029

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:56 WITA

Rekam Jejak Sengketa Tanah dan Laporan Hukum Pater Marsel Ogot Kembali Jadi Sorotan Publik Labuan Bajo

Berita Terbaru