Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Ryan Laka Editor : Redaksi Dibaca 236 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Yuardianus Laka, Alumni Uniflor

Marianus Yuardianus Laka, Alumni Uniflor

Sanggahan Terhadap Narasi “Kebaikan Bersama” dalam Penataan Pantai Ndao

Oleh: Rian Laka Alumni Unflor

Membaca opini Lon Segi, S.Pd., M.Pd. yang mencoba menjustifikasi kebijakan penertiban Pantai Ndao dengan jubah “Kebaikan Bersama”, kita seolah sedang melihat sebuah parade intelektual yang megah di permukaan namun keropos di fondasi.

Gelar akademis yang berderet panjang seharusnya berbanding lurus dengan ketajaman analisis sosiologis dan empati kemanusiaan. Sayangnya, ulasan saudara Lon Segi dalam perkara Ndao justru nampak kerdil, terjebak dalam diksi-diksi normatif yang jauh dari realitas perut rakyat.

Kekeliruan Fundamental : Kebaikan Bersama atau Eksploitasi Moral?

Saudara Lon Segi berargumen bahwa tidak ada yang salah dengan narasi “Kebaikan Bersama”. Secara teoretis, Bonum Commune adalah cita-cita luhur. Namun, dalam praktik kebijakan di Ndao, narasi ini berubah menjadi Tirani Mayoritas.

Baca Juga :  Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Kebaikan bersama tidak boleh dicapai dengan cara menumbalkan hak hidup kelompok kecil. Jika “kebaikan” yang dimaksud adalah pantai yang bersih demi kepuasan mata pelancong namun harus mematikan piring nasi 100 jiwa pedagang lokal, maka itu bukan kebaikan bersama. Itu adalah Eksploitasi Moral.

Berita Terkait

May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur
Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi
Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT
Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”
Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin
Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026
Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:59 WITA

Fungsionaris Adat Nggorang Jadi Sorotan Setelah Dua Alas Hak SHM Keranga Terungkap

Berita Terbaru