Opini Oleh : Frederikus Kepitang Dokeng, Guru SDI DOKENG
Pendidikan selalu menjadi arena politik. Ia bukan hanya soal ruang kelas, kurikulum, atau fasilitas, tetapi juga soal pilihan strategis sebuah bangsa: ke arah mana generasi mudanya hendak dibawa. Di Flores Timur, arah itu kini ditandai dengan lahirnya program Future School atau Sekolah Masa Depan.
Peluncuran program ini adalah pernyataan politik dari pemerintah daerah: bahwa Flores Timur, dengan segala keterbatasannya, berhak menentukan nasibnya sendiri dan tidak ingin tertinggal dari arus global. Bupati Antonius Doni Dihen menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan benar, politik pada hakikatnya adalah tentang keberanian mengambil keputusan hari ini demi masa depan yang mungkin baru terlihat puluhan tahun ke depan.
Menurut data per Desember 2024, hanya 6,71% penduduk Flores Timur yang meraih pendidikan S1, sementara kategori tidak/belum sekolah mencapai 14,72%, dan belum tamat SD 12,25%. Ironisnya, hampir sepertiga penduduk hanya tamat SD atau lebih rendah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




