Sekolah Masa Depan, Investasi Flores Timur untuk Generasi Emas

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 676 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frederikus Kepitang Dokeng, Guru SDI DOKENG

Frederikus Kepitang Dokeng, Guru SDI DOKENG

Sayangnya, tantangan tidak kecil. Indeks Masyarakat Digital di Provinsi NTT masih di bawah rata-rata nasional, yakni 39,34% (NTT) versus 43,18% (nasional). Artinya, pemanfaatan teknologi digital masih tertinggal, meski infrastruktur dan SDM digital sebenarnya cukup menjanjikan

Tetapi, mari kita jujur, jalan ke sana tidak mulus. Infrastruktur internet masih jauh dari ideal. Kapasitas guru bervariasi. Dukungan masyarakat belum seragam. Tanpa konsistensi politik, program ini bisa terjebak menjadi proyek lima tahunan yang berhenti di tengah jalan.

Baca Juga :  Matinya Kepedulian Pemerintah terhadap Desa-Desa di Kabupaten Ende

Inilah yang juga ditekankan Paulo Freire, filsuf pendidikan asal Brasil, bahwa “Pendidikan tidak mengubah dunia. Pendidikan mengubah orang-orang yang akan mengubah dunia.” Artinya, pendidikan hanya berfungsi bila ia berkelanjutan, bukan sebatas proyek politik sesaat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sinilah letak tantangannya. Politik pendidikan selalu menuntut kesabaran dan keberlanjutan. Seorang kepala daerah bisa memulainya, tetapi generasi pemimpin berikutnya yang akan memanen hasilnya. Jika komitmen terjaga lintas periode, maka Future School akan tumbuh menjadi warisan peradaban.

Baca Juga :  Camat Ile Boleng Ajak Guru Jaga Soliditas, pada HUT ke-80 PGRI & HGN 2025

Berita Terkait

May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur
Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi
Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya
Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT
Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”
Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin
Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Berita Terbaru