Jika tidak, ia hanya akan dikenang sebagai proyek ambisius yang terhenti di tengah jalan.
Flores Timur sedang memberi pelajaran berharga bagi bangsa ini. Di tengah dominasi logika pembangunan fisik yang cepat terlihat hasilnya, mereka memilih investasi yang hasilnya baru terasa belasan tahun ke depan. Itu keputusan politik yang tidak populer, tetapi justru strategis.
Seperti kata Prof. Anies Baswedan, “Pendidikan bukan hanya menyiapkan anak untuk masa depan, tetapi menciptakan masa depan itu sendiri.” Flores Timur berani menciptakan masa depan melalui pendidikan, meski dengan segala keterbatasannya.
Generasi Emas yang kita cita-citakan hanya bisa lahir bila pendidikan ditempatkan di pusat panggung politik. Bukan sebagai jargon kampanye, melainkan sebagai program berkelanjutan yang menyatukan visi daerah dan nasional. Flores Timur sudah memulainya. Pertanyaannya, apakah daerah lain berani mengikuti
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




