Kebaikan bersama tidak bisa diukur dari indahnya foto pantai di media sosial, tapi dari seberapa banyak warga Ende yang berdaya dan tidak menjadi beban bansos baru bagi daerah.
Paradoks Keadilan Spasial: Mengapa Hanya Ndao?
Narasi Lon Segi menjadi sangat naif ketika ia menelan mentah-mentah alasan penegakan aturan sempadan tanpa melihat konteks Tebang Pilih. Jika benar demi kebaikan bersama dan penegakan regulasi, mengapa Lon Segi tidak bersuara lantang terhadap bangunan-bangunan besar dan hotel di pesisir Ende yang juga melanggar sempadan pantai?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa “Gelar” Anda hanya tajam kepada rakyat kecil di Ndao, tapi tumpul saat berhadapan dengan tembok-tembok beton bermodal besar? Selama penertiban ini diskriminatif, maka narasi “Kebaikan Bersama” hanyalah jargon untuk melegitimasi penindasan.
Intelektualitas yang Berpihak pada Kemanusiaan
Gelar akademis yang panjang seharusnya menjadi alat untuk membedah ketidakadilan, bukan untuk memoles kebijakan yang represif agar terlihat manis. Penataan Pantai Ndao adalah kebutuhan, tapi cara yang ditempuh pemerintah saat ini adalah kesalahan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




