LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Menyambut Tahun Yubelium Agung 2025 yang ditetapkan oleh Gereja Katolik sedunia, Keuskupan Agung Ende meluncurkan sebuah gerakan ziarah iman bertajuk Maria Road to PANTURA.
Sekretaris panitia Maria Road to Pantura Vinsen Sangu mengungkapkan, acara ini bukan sekadar ritual rohani, tetapi juga sebuah pesan simbolik kuat, Gereja mulai berjalan menyentuh denyut kehidupan masyarakat wilayah Pantai Utara (PANTURA) Ende yang selama ini dianggap terpinggirkan.
Dimulai sejak 1 Mei 2025, arak-arakan Arca Bunda Maria akan mengelilingi 14 paroki dan kuasi paroki di wilayah PANTURA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Vinsen menjelaskan, pemberangkatan dimulai dari Kapela St. Maria Imakulata, Ndona, menuju Kamubheka, dengan pemberkatan oleh Bapa Uskup dan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Ziarah ini bukan hanya tentang iman. Lebih jauh, kehadiran simbolik Bunda Maria di wilayah yang disebut “muara kehidupan” itu adalah seruan moral untuk membangkitkan kesadaran umat akan potensi yang belum tergarap—pertanian, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi produktif yang lestari.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



