Ziarah “Maria Road to PANTURA” Jadi Simbol Gereja Menyentuh Realitas Sosial Wilayah Utara Ende

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 10:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 839 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arca bunda Maria, siap road to Pantura

Arca bunda Maria, siap road to Pantura

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Menyambut Tahun Yubelium Agung 2025 yang ditetapkan oleh Gereja Katolik sedunia, Keuskupan Agung Ende meluncurkan sebuah gerakan ziarah iman bertajuk Maria Road to PANTURA.

Sekretaris panitia Maria Road to Pantura Vinsen Sangu mengungkapkan, acara ini bukan sekadar ritual rohani, tetapi juga sebuah pesan simbolik kuat, Gereja mulai berjalan menyentuh denyut kehidupan masyarakat wilayah Pantai Utara (PANTURA) Ende yang selama ini dianggap terpinggirkan.

Baca Juga :  KSP Obor Mas Siap Jadi Role Model Kopdes Merah Putih, Aset Tembus Rp 1,4 Triliun

Dimulai sejak 1 Mei 2025, arak-arakan Arca Bunda Maria akan mengelilingi 14 paroki dan kuasi paroki di wilayah PANTURA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vinsen menjelaskan, pemberangkatan dimulai dari Kapela St. Maria Imakulata, Ndona, menuju Kamubheka, dengan pemberkatan oleh Bapa Uskup dan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Baca Juga :  Masyarakat dan Gereja di Ende Gelar Aksi Damai Tolak Proyek Geothermal

Ziarah ini bukan hanya tentang iman. Lebih jauh, kehadiran simbolik Bunda Maria di wilayah yang disebut “muara kehidupan” itu adalah seruan moral untuk membangkitkan kesadaran umat akan potensi yang belum tergarap—pertanian, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi produktif yang lestari.

Berita Terkait

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Rabu, 16 September 2026 - 07:33 WITA

Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Sabtu, 5 September 2026 - 19:20 WITA

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda

Berita Terbaru