MAUMERE — Kolaborasi perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong inovasi pengolahan hasil pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa.
Universitas Nusa Nipa (Unipa) bersama Politeknik Pertanian Negeri Kupang berkolaborasi dalam pengembangan hilirisasi teknologi fermentasi komoditas hortikultura dan nira lontar di Desa Wairbleler, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi komoditas unggulan lokal melalui penerapan teknologi pengolahan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas peluang usaha, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, hasil pertanian masyarakat diharapkan tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah. Komoditas lokal tersebut dapat dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Ketua Pelaksana kegiatan, Yuyun Wahyuni, S.TP., MP, mengatakan hilirisasi teknologi fermentasi menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan inovasi perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




