Juventus Prima Yoris Kago, Apresiasi Retret Kepala Daerah di Magelang, Upaya Sinergi Pusat dan Daerah

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 15 Februari 2025 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 943 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juventus Prima Yoris Kago bupati Sikka terpilih/Foto : Screenshot dari video yang diunggah di akun tiktok @Juventuspykago

Juventus Prima Yoris Kago bupati Sikka terpilih/Foto : Screenshot dari video yang diunggah di akun tiktok @Juventuspykago

LIPUTANFLORES.COM|SIKKA, – Bupati Sikka terpilih, Juventus Prima Yoris Kago, mengungkapkan apresiasinya terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan mengadakan retret kepala daerah di Magelang pada 21–28 Februari 2025.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Pemangkasan Anggaran Transfer Daerah Tantangan bagi Kemandirian Fiskal Pemda

Retret ini akan digelar setelah pelantikan 505 kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi para pemimpin daerah guna menyelaraskan visi dan misi pemerintahan Presiden Prabowo dengan kebijakan di tingkat daerah.

Baca Juga :  Juventus Prima Yoris Kago Bupati Terpilih, Ucapkan Selamat Tahun Baru 2025 Buat Masyarakat Kabupaten Sikka

Bupati Termuda di NTT : Retret Jadi Momentum Penting

Juventus Prima Yoris Kago, yang juga merupakan bupati termuda di Nusa Tenggara Timur (NTT), menilai retret ini sebagai kesempatan emas bagi para kepala daerah untuk mendapatkan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Sumber Berita : Pos Kupang

Berita Terkait

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang
Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Berita Terbaru