MAUMERE, – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, secara resmi membuka Festival Jelajah Maumere (FJM) di Lapangan Umum Kota Baru, Maumere.
Acara yang berlangsung selama empat hari hingga Sabtu (20/9) ini, kini menghadapi tantangan baru: melangkah dari seremoni lokal menjadi agenda pariwisata nasional.
Strategi Transformasi FJM, Membangun Ikon Pariwisata Sikka
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pidato pembukaannya, yang disampaikan pada Kamis,(17/9/2025) malam.
Bupati Juventus secara eksplisit menargetkan FJM untuk masuk ke dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN). Program unggulan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini bertujuan mengkurasi festival-festival terbaik di Indonesia guna menarik wisatawan dan menggerakkan perekonomian lokal.
Untuk mencapai target ini, Bupati memberikan beberapa poin penting. Ia menekankan bahwa FJM harus memiliki konsistensi tema dan ikon yang kuat.
“Harus ada ikonik, sehingga kalau kita bicara FJM langsung melekat dengan ikon kita,” tegasnya.
Ikon ini, menurutnya, harus dirumuskan melalui diskusi terbuka dengan semua pemangku kepentingan, dari sektor pariwisata hingga kebudayaan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




