Home / Ende / NTT

Polsek Ndona Panen Kacang Panjang dan Mentimun di Kebun Bhabinkamtibmas dan Masyarakat Desa Nanganesa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 23:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 226 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Ndona, I Gede Wisna, SH bersama masyarakat sedang panen kacang panjang dan mentimun di kebun contoh (Foto ; Kapolsek Ndona)

Kapolsek Ndona, I Gede Wisna, SH bersama masyarakat sedang panen kacang panjang dan mentimun di kebun contoh (Foto ; Kapolsek Ndona)

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Polsek Ndona bersama masyarakat Desa Nanganesa menggelar panen kacang panjang dan mentimun di kebun percontohan yang dikelola oleh Bhabinkamtibmas dan warga setempat pada Rabu sore.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Polsek Ndona sejak tahun 2023.

Kapolsek Ndona, I Gede Wisna, SH, saat dihubungi liputanflores.com pada Rabu malam, menyampaikan bahwa kebun percontohan ini telah menjadi wadah bagi masyarakat dan pihak kepolisian untuk bekerja sama dalam meningkatkan produksi pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebun yang dikelola secara bersama ini tidak hanya menghasilkan kacang panjang dan mentimun, tetapi juga berbagai jenis tanaman hortikultura lainnya, seperti jagung, terung ungu, dan beberapa tanaman sayuran lainnya.

Baca Juga :  IKADA Ende Gelar Reba, Sebagai Wujud Syukur dan Kebersamaan

Menurut Kapolsek I Gede Wisna, program ini berawal dari partisipasi Polsek Ndona dalam program nasional Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) pada tahun 2023.

Sejak itu, lahan yang tersedia terus dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan guna mendukung swasembada pangan di daerah tersebut.

Program ini kemudian berkembang dengan konsep Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat dan bergizi.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat mengoptimalkan lahan yang tersedia untuk bercocok tanam. Oleh karena itu, kami membentuk Polisi Penggerak, yang bertugas memberikan motivasi serta bimbingan kepada para petani dan ibu-ibu rumah tangga agar mereka bisa memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam hortikultura,” ujar Kapolsek.

Baca Juga :  Polres Manggarai Bongkar Perekrutan Tenaga Kerja Ilegal, 9 Korban Berhasil Diselamatkan

Lebih lanjut, Kapolsek Ndona menjelaskan bahwa hasil panen dari kebun ini tidak hanya untuk konsumsi pribadi para petani, tetapi juga dapat disalurkan ke berbagai program sosial pemerintah, termasuk Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah disiapkan sebagai pasar bagi para petani, peternak, dan nelayan.

“Para petani, peternak, dan nelayan kini tidak perlu khawatir soal pemasaran hasil panen mereka. Pemerintah sudah menyiapkan pasar yang jelas, salah satunya melalui MBG, yang menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat. Setiap dapur MBG melayani sekitar 2.500 hingga 3.500 peserta, sehingga kebutuhan akan bahan pangan seperti sayuran, buah-buahan, telur, ikan, dan ayam sangat tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  PMKRI Ende Ucapkan Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Ende Terlantik

Kapolsek Ndona juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan peluang ini dengan menanam lebih banyak sayuran dan buah-buahan di pekarangan mereka.

Ia menekankan bahwa dengan ketahanan pangan yang baik, kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, dan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah bisa berkurang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini. Mari kita manfaatkan lahan yang ada dengan menanam sayur-mayur dan buah-buahan agar kebutuhan gizi keluarga terpenuhi, sekaligus mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di desa kita,” pungkasnya.

Dengan adanya program ini, Polsek Ndona berharap dapat terus bersinergi dengan masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan, serta menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Berita Terkait

Kebersamaan dalam Ramadan, Pegadaian Ende Salurkan Santunan untuk Anak Yatim
Festival Ramadan Cemerlang 2025, Pegadaian Ende Salurkan Santunan Rp 10 Juta untuk Anak Yatim
Dongkrak Ekonomi Rakyat, PT Pegadaian Ende Gandeng 30 UMKM Gelar Festival Ramadan
Arah Baru Ende ; Antara Janji Bupati dan Realita di Lapangan
Program 100 Hari Kerja Bupati Ende, Langkah Awal Menuju Perubahan
Polres Ende Tertibkan Balap Liar di Jalan Eltari, Delapan Motor Diamankan
Bocah 9 Tahun Di Maumere, Tenggelam Di Pantai Harapan Jaya
Polres Ende Bagikan Takjil untuk Masyarakat, Sekaligus Imbau Tertib Berlalu Lintas
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Berita Terbaru