ENDE, – Peresmian fasilitas sanitasi air bersih dan MCK di Desa Ndetuzea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, kembali memunculkan diskusi soal kesenjangan akses air bersih di wilayah timur Indonesia.
PT PELNI (Persero) Cabang Ende bersama BSI Maslahat menghadirkan fasilitas ini sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial (CSR).
Namun, di balik seremoni dan sambutan meriah warga, pertanyaan mendasar tetap menggantung, sejauh mana fasilitas ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat yang telah lama hidup dalam keterbatasan air bersih?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan dimulai dari survei lapangan pada Juni 2025, peletakan batu pertama pada Agustus, hingga peresmian pada 16 September 2025.
Kepala Cabang PT PELNI Ende, Ade Dinar Nugroho Pamungkas, dan Head of Corporate Funding Group BSI Maslahat, Dina Handayani, hadir langsung menandai rampungnya proyek.
Bagi warga, tentu kehadiran sarana air bersih dan MCK adalah angin segar.
“Kehidupan kami akan jauh lebih baik dengan adanya akses air bersih,” ungkap salah satu warga.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




