Produk tenun dengan warna alam memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas, menjadikannya sumber pendapatan yang berkesinambungan bagi para penenun.
Dalam rangkaian kegiatan, Nicholas Saputra turut terlibat dalam diskusi interaktif, praktik bersama mengolah pewarnaan dari bahan alami, dan kunjungan ke kebun aneka tanaman bahan warna alam yang dikembangkan oleh kelompok penenun.
Nicholas Saputra menyampaikan bahwa program ini membuktikan bahwa pelestarian tradisi dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan pendampingan yang tepat, tenun tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi kehidupan para penenun,” tutupnya.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




