Ia berharap inisiatif ini dapat memperkuat posisi tenun Sumba sebagai simbol budaya yang lestari sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi para pengrajin lokal.
Wastra Karya Penenun Terinspirasi Tanah Marapu
Kegiatan ini melibatkan 50 penenun dari empat kelompok, yakni Kambatatana, Wukukalara, Kawangu, dan Prai Kilimbatu.
Hadir dalam acara tersebut Duta Bakti BCA Nicholas Saputra, VP Corporate Social Responsibility BCA Titi Yusnarti, dan Ketua WARLAMI Myra Widiono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Koleksi wastra yang diperkenalkan menampilkan motif-motif khas Sumba Timur yang sarat makna filosofis dan mengakar pada kepercayaan Tanah Marapu.
Keindahan tenunan ini diabadikan lebih lanjut melalui karya sastra. Penulis asal Sumba, Diana Timoria, menerjemahkan visual dan simbol tersebut ke dalam bentuk syair berjudul “Menenun Rasa, Mengikat Masa” dan “Menenun Ingatan Tentang Tanah Marapu”, yang dibacakan langsung oleh seorang penenun.
Nilai Jual Tinggi di Pasar Berkelanjutan
Pemanfaatan warna alam menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas estetika dan nilai budaya tenun, sekaligus memperkuat posisinya di pasar eco-fashion berkelanjutan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




