LIPUTAN FLORES.COM|ENDE, – Pemerintah Kabupaten Ende tengah menghadapi tantangan serius terkait ketimpangan dalam pengelolaan politik anggaran.
Bupati Ende, Benediktus Tote Badeoda, secara tegas menyatakan bahwa selama ini alokasi anggaran lebih berpihak kepada kepentingan oligarki daripada kesejahteraan masyarakat umum.
Dalam pertemuan silaturahmi bersama puluhan awak media di Rumah Jabatan Bupati Ende pada Minggu, 30 Maret 2025, menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Tote mengungkapkan keprihatinannya terhadap praktik politik anggaran Kabupaten Ende yang tidak berimbang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Politik anggaran di Kabupaten Ende selama ini berat sebelah dan sudah berlangsung bertahun-tahun. Jika bukan saya yang menang dalam pemilihan, kondisi ini mungkin akan terus berlanjut,” ujar Tote.
Ia menambahkan, perubahan bisa dimulai dengan kebijakan yang adil dan transparan.
Jika pengelolaan anggaran dilakukan sejak awal dengan prinsip keadilan, maka pembangunan daerah tidak akan mengalami stagnasi.
“Politik anggaran harus berpihak kepada masyarakat banyak. Kalau kita memulai dengan kebijakan yang benar, saya yakin Ende bisa berubah ke arah lebih baik,” tambahnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




