“Program ketahanan pangan sering kali berjalan baik di awal, tetapi jika tidak ada pendampingan, bisa berhenti di tengah jalan. Harus ada strategi jangka panjang agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar seorang pemerhati kebijakan pangan di Ende.
Keterlibatan masyarakat dalam P2L juga menjadi pertanyaan.
Apakah program ini hanya dijalankan di lingkungan institusi tertentu, seperti Bhayangkari, atau benar-benar membuka peluang bagi warga untuk mengembangkan ketahanan pangan secara mandiri?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Polres Ende menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ini agar tidak sekadar menjadi ajang seremonial.
Diharapkan ada transparansi dalam implementasi serta mekanisme evaluasi yang melibatkan masyarakat, sehingga program ini benar-benar menjadi solusi nyata bagi ketahanan pangan di Ende.
Dengan adanya pendekatan yang terukur dan berkelanjutan, P2L diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang dan membantu mewujudkan ketahanan pangan yang lebih mandiri di wilayah tersebut.
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




