Untuk umat Katolik, kegiatan akan diisi dengan prosesi Ine Maria Guadalupe yang dimulai dari Gereja Mautapaga dan berakhir di Gereja Katedral Ende.
Bagi umat Islam, akan diadakan Tahlilan di Makam Ibu Hamsih serta doa bersama di Masjid Ar-Rabithah.
Sementara itu, umat Protestan akan menggelar kebaktian khusus di Gereja Shalom, sedangkan umat Hindu dan Buddha akan melaksanakan doa bersama di Pura dan Vihara yang tersebar di wilayah Ende.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan Doa Kebangsaan ini juga diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa Ende bukan hanya sekadar bagian dari sejarah Pancasila, tetapi juga menjadi contoh nyata pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia yang majemuk.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 ini menjadi momentum penting untuk menggugah semangat nasionalisme dan memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat terhadap ideologi negara yang digali oleh Bung Karno saat menjalani masa pengasingan di Ende pada tahun 1934–1938.
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




