Tak hanya dukungan dana, umat pun ikut ambil bagian. Setiap keluarga turut menyumbang tenaga, waktu, dan sumber daya lain demi terwujudnya rumah Tuhan ini.
“Lilin kecil pun menyala dalam gelap,” menjadi semboyan yang membakar semangat mereka.
“Kapela ini akan menjadi tempat pembinaan iman anak cucu kami,” ujar Bapak Lukas Lagan, tokoh umat setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdiri kokoh di tengah perbukitan, Kapela St. Yosep kini menjadi simbol nyata iman, harapan, dan cinta kasih.
Masyarakat berharap proses penyelesaian dapat segera rampung, sehingga kapela bisa diberkati dan digunakan secara penuh untuk perayaan ekaristi, katekese, dan kegiatan pastoral lainnya.
Kapela ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi tonggak awal kebangkitan iman Katolik di pelosok Nusa Tenggara Timur.
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




