Ketergantungan APBN, Melki Laka Lena dan Melchias Mekeng Dorong Obligasi Daerah sebagai Solusi Pendanaan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 490 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Sarasehan Nasional Partai Golkar/Sumber Foto ; Niko Sanggu

Kegiatan Sarasehan Nasional Partai Golkar/Sumber Foto ; Niko Sanggu

Ujian Integritas Kepala Daerah

Mekeng juga menilai penerbitan obligasi daerah menjadi ujian integritas bagi kepala daerah di NTT. Pasalnya, mekanisme ini memerlukan laporan keuangan yang sehat dan transparan.

“Kalau laporan keuangannya masih abu-abu, jangan berharap laku di pasar modal. Ada filter ketat dari BPK, Kementerian Keuangan, hingga OJK,” katanya.

Menurutnya, hanya pemimpin daerah yang bersih, akuntabel, dan berani mengambil risiko terukur yang mampu mengelola instrumen pembiayaan ini secara sukses.

Momentum Transformasi Ekonomi NTT

Selama ini, alasan klasik “anggaran terbatas” kerap menjadi penghambat realisasi proyek strategis di NTT. Dengan skema obligasi daerah, pemerintah daerah memiliki alternatif pembiayaan tanpa harus menunggu antrean panjang di pusat.

Baca Juga :  Juventus Prima Yoris Kago ; Hari ibu adalah bentuk Pengabdian, Dedikasi dan Loyalitas

Jika berhasil diterapkan, NTT berpotensi menjadi provinsi pelopor dalam inovasi pembiayaan daerah di Indonesia Timur.

Transformasi ini diharapkan mampu mengubah stigma dari “provinsi tertinggal” menjadi “provinsi inovator” dalam tata kelola fiskal.

Berita Terkait

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah
Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Berita Terbaru