Kontraktor yang Bekerja di Dinas P & K Ende Keluhkan Belum Dibayar Paket Pekerjaan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 Desember 2024 - 10:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 468 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi Kontraktor/Google

Foto : Ilustrasi Kontraktor/Google

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Sejumlah kontraktor yang bekerja sama di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten Ende mengajukan keluhan terkait belum dicairkannya pembayaran untuk paket pekerjaan yang telah mereka selesaikan.

Enam perwakilan rekanan, di antaranya Direktur CV. Riski Anggraini, Rustam Efendi, menanyakan alasan di balik keterlambatan tersebut, meskipun mereka sudah mengikuti proses tender yang diselenggarakan secara transparan.

Baca Juga :  424 Kepala Sekolah di Kabupaten Ende Ikuti Program "Beyond The School Leader" untuk Tingkatkan Kepemimpinan Digital

Rustam mengungkapkan bahwa pihaknya, bersama dengan kontraktor lainnya, telah menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak dan mengajukan pencairan dana melalui Dinas PK Ende.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga saat ini pembayaran tersebut belum dilakukan.

Rustam mempertanyakan mengapa pemerintah Kabupaten Ende belum mencairkan dana, padahal proses tender dan pelaksanaan proyek telah dilakukan dengan mengikuti prosedur yang benar, termasuk melalui sistem LPSE.

Baca Juga :  Bupati Lembata Temui Persebata di Solo, Beri Suntikan Semangat Jelang Final Liga 4

Menurut Rustam, sistem pengelolaan anggaran yang diterapkan oleh Pemkab Ende saat ini tidak efisien dan merugikan pihak ketiga.

Berita Terkait

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:43 WITA

Tiga ASN dan CPNS Tewas Ditembak Saat Salurkan Bantuan di Jayawijaya, Dua Korban Berasal dari NTT

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Diharapkan Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Berbasis Maritim

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:51 WITA

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:19 WITA

Sengketa Tanah Keranga Labuan Bajo Inkracht, Santosa Kadiman dkk Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Pemalsuan Surat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:58 WITA

Vape Mengandung Narkoba Marak, Capt. Hakeng: Pelaut Bisa Jadi Korban Tak Sadar dan Terancam Pidana serta Karir Kandas

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:37 WITA

UGM Beri Perlindungan Ketua BEM Tiyo Ardianto Usai Teror WhatsApp dan Dugaan Penguntitan

Berita Terbaru