Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum kolektif untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga bangsa, tanpa memandang perbedaan latar belakang agama, suku, maupun budaya.
“Doa Kebangsaan ini adalah bentuk komitmen kita menjaga semangat Pancasila. Setiap agama memiliki cara yang berbeda dalam menyampaikan doa, dan itu semua akan dilaksanakan secara serentak di tempat ibadah masing-masing pada 31 Mei mendatang,” ujar Bupati Yoseph.
Ia merinci bahwa umat Islam akan menyelenggarakan tahlilan di Makam Ibu Hamsih—sebuah lokasi yang memiliki nilai historis bagi masyarakat Ende—dan dilanjutkan dengan doa bersama di Masjid Ar-Arabitha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara umat Katolik akan menggelar Festival Ine Maria di Gua Dalupe, yang merupakan agenda rutin sekaligus wujud penghormatan kepada Bunda Maria.
Umat Protestan dijadwalkan mengadakan kebaktian khusus di Gereja Shalom, sedangkan umat Hindu dan Buddha akan melaksanakan doa bersama di pura dan vihara yang tersebar di wilayah Kabupaten Ende.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




