Peringati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Jurnalis Perempuan Bentuk KJPF

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Desember 2024 - 22:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 417 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banner Komunitas Jurnalis Perempuan Flores (KJPF)

Banner Komunitas Jurnalis Perempuan Flores (KJPF)

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Komunitas Jurnalis Perempuan Flores (KJPF) adalah langkah penting dalam mendukung jurnalis perempuan yang seringkali menghadapi tantangan besar, seperti kekerasan dan intimidasi, dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka.

Didirikan pada 10 Desember 2024 sebagai bagian dari peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, KJPF bertujuan menciptakan ruang aman bagi jurnalis perempuan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga :  Pekan Endestrid 2025 Siap Digelar di Ende, Parade Pancasila hingga Festival Budaya

Komunitas ini tidak hanya menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan saling menguatkan, tetapi juga fokus pada peningkatan kapasitas dan pemberdayaan jurnalis perempuan melalui pelatihan dan program pendampingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara perkenalan yang disiarkan langsung melalui Instagram dengan tema “Tantangan Jurnalis Perempuan di Flores” berhasil menarik perhatian publik dan membuka diskusi seputar masalah yang dihadapi oleh jurnalis perempuan.

Baca Juga :  Gelar Operasi Keselamatan Turangga 2025, Polisi Minta Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Mia Margaretha Holo, Koordinator Bidang Jejaring dan Fellowship Peliputan KJPF, menekankan pentingnya adanya ruang bagi jurnalis perempuan untuk saling berbagi dan belajar dalam lingkungan yang aman, terutama mengingat banyaknya kasus intimidasi dan kekerasan yang mereka alami.

Berita Terkait

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Berita Terbaru