PMKRI Maumere Soroti, Kebijakan Pemerintah dan Aparat Kepolisian

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 16:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 244 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMKRI Maumere Gelar Aksi Tolak kebijakan kenaikan tunjangan rumah DPR

PMKRI Maumere Gelar Aksi Tolak kebijakan kenaikan tunjangan rumah DPR

MAUMERE, – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere mengeluarkan pernyataan sikap keras menanggapi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat dan tindakan represif aparat kepolisian.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua PMKRI, Fabianus Rowa, pada Senin, 1 September 2025.

​Menurut Fabianus, serangkaian kebijakan pemerintah, seperti kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pengesahan UU TNI No. 3 Tahun 2025, telah memperparah masalah ekonomi masyarakat dan mengancam kedaulatan sipil.

“Terlalu banyak janji pemerintah yang tidak realistis,” tegasnya, menyoroti ironi kenaikan gaji DPR yang drastis di tengah kesulitan masyarakat.

​Gerakan Kemasyarakatan (Germas) Rito Naga juga menyoroti tindakan represif aparat kepolisian yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (Ojol) pada 28 Agustus 2025.

Baca Juga :  Launching PESTA 2025, Bupati Ende ; Bangkitkan nasionalisme, Serta Dukung Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

“Ini adalah bukti nyata bahwa jargon Polri sebagai institusi humanis hanyalah omong kosong,” kata Naga.

Ia mendesak agar kekerasan terhadap demonstran dihentikan dan seluruh pihak yang bertanggung jawab diusut tuntas.

Berita Terkait

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Berita Terbaru