PMKRI Maumere Soroti, Kebijakan Pemerintah dan Aparat Kepolisian

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 16:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 275 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMKRI Maumere Gelar Aksi Tolak kebijakan kenaikan tunjangan rumah DPR

PMKRI Maumere Gelar Aksi Tolak kebijakan kenaikan tunjangan rumah DPR

MAUMERE, – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere mengeluarkan pernyataan sikap keras menanggapi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat dan tindakan represif aparat kepolisian.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua PMKRI, Fabianus Rowa, pada Senin, 1 September 2025.

​Menurut Fabianus, serangkaian kebijakan pemerintah, seperti kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pengesahan UU TNI No. 3 Tahun 2025, telah memperparah masalah ekonomi masyarakat dan mengancam kedaulatan sipil.

“Terlalu banyak janji pemerintah yang tidak realistis,” tegasnya, menyoroti ironi kenaikan gaji DPR yang drastis di tengah kesulitan masyarakat.

​Gerakan Kemasyarakatan (Germas) Rito Naga juga menyoroti tindakan represif aparat kepolisian yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (Ojol) pada 28 Agustus 2025.

Baca Juga :  Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak

“Ini adalah bukti nyata bahwa jargon Polri sebagai institusi humanis hanyalah omong kosong,” kata Naga.

Ia mendesak agar kekerasan terhadap demonstran dihentikan dan seluruh pihak yang bertanggung jawab diusut tuntas.

Berita Terkait

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi
Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WITA

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Berita Terbaru