Puluhan Desa di Ende Terisolir Akibat Longsor di Ruas Jalan Nangaba–Maukaro, Djolan Rinda Desak Pemkab Segera Bertindak

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 204 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Djolan Rinda Tokoh Nangaba

Djolan Rinda Tokoh Nangaba

ENDE, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya longsor di sejumlah titik di ruas jalan Nangaba–Maukaro. Longsor terjadi tepatnya di wilayah Desa Riaraja, Kecamatan Ende.

Akibat peristiwa tersebut, puluhan desa dilaporkan terisolir karena akses jalan tertutup material longsor dan kendaraan tidak dapat melintas secara normal.

Baca Juga :  Lantik Lima Orang Kepala KUA Kecamatan, Ini Pesan Niko Payon

Sejumlah desa yang terdampak antara lain Desa Wolokaro, Desa Jejaraja, Desa Wawonato, Desa Woroapa, Desa Mbotutenda, Desa Nuaja, Desa Jamokeasa, Desa Wologai, Desa Wologai Dua, Desa Boafeo, hingga Desa Kembirangga Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi kondisi tersebut, tokoh muda Ende, Djolan Rinda, mendesak Pemerintah Kabupaten Ende agar segera mengambil langkah cepat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

Baca Juga :  Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Menurut Djolan, keterlambatan penanganan dapat berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam hal mobilitas dan perputaran ekonomi di wilayah yang terdampak.

“Pemerintah seharusnya sudah mengantisipasi sejak dini. Jika cuaca buruk terjadi di ruas-ruas jalan yang rawan longsor, mestinya alat berat sudah ditempatkan di lokasi strategis agar ketika terjadi longsor bisa segera ditangani dan arus lalu lintas tidak terganggu,” ungkapnya.

Baca Juga :  KPU Ende Tetapkan 207.062 DPT untuk Pilkada Serentak Tahun 2024

Berita Terkait

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah
Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Berita Terbaru