Tiga Sekolah di Ngalupolo Rayakan Hari Guru, Bahas Pendidikan Karakter dan Edaran Bupati

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 116 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flayer hari guru di Ngalupolo, kecamatan Ndona

Flayer hari guru di Ngalupolo, kecamatan Ndona

ENDE, – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, tiga sekolah di Desa Ngalupolo—SDK, SDI, dan SMP Negeri 2 Ndona—menggelar apel bersama pada selasa 25 November 2025

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini dihadiri para guru, siswa, tokoh masyarakat, serta pemerintah desa.

Pankrasia Natalia, yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus tuan rumah kegiatan, menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi utama pembelajaran.

Dalam amanatnya, ia merujuk pada pendekatan deep learning yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan memiliki kepekaan sosial.

“Pendidikan karakter tidak sekadar teori, tetapi harus hadir dalam praktik sehari-hari. Guru bukan hanya mengajar, tetapi membentuk,” ujarnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan ramah-tamah sederhana. Dalam sesi tersebut, Amin Aserakal, M.Pd., yang mewakili kepala sekolah, menyampaikan pentingnya dukungan seluruh stakeholder Desa Ngalupolo untuk memajukan pendidikan.

Baca Juga :  Polisi dan Jurnalis di Labuan Bajo Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagikan Takjil

Ia juga menyinggung edaran Bupati Ende mengenai pengaturan jam belajar—pukul 06.00 untuk SD dan 08.00 untuk SMP—yang menurutnya perlu diterapkan dengan disiplin.

Berita Terkait

Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Majelis Hakim PN Labuan Bajo Disorot, Tanah Negara di Keranga Diduga Berubah Jadi Milik Perorangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru