Selain itu, Tutu Unu juga mencerminkan cara hidup masyarakat yang sederhana, mandiri, serta memiliki hubungan yang harmonis dengan alam.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan masuknya berbagai peralatan rumah tangga modern, penggunaan periuk tanah tradisional seperti Tutu Unu mulai mengalami penurunan. Generasi muda cenderung lebih memilih peralatan dapur berbahan logam atau plastik yang dianggap lebih praktis. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan berkurangnya minat generasi muda terhadap warisan budaya leluhur yang telah lama menjadi identitas masyarakat Wolokoli.
Menurut Mo’a Popi, Ketua Karang Taruna Desa Wolokoli, Tutu Unu tidak boleh dipandang sekadar sebagai benda tradisional yang tertinggal oleh zaman. Ia menegaskan bahwa Tutu Unu merupakan simbol identitas budaya dan pengetahuan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tutu Unu adalah warisan budaya leluhur yang mengandung nilai sejarah dan jati diri masyarakat Desa Wolokoli. Jika generasi muda tidak mengenal dan tidak mau mempelajarinya, maka perlahan budaya ini akan hilang,” ungkap Mo’a Popi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




