Ia juga menambahkan bahwa pemuda desa memiliki peran strategis dalam upaya pelestarian budaya lokal. Melalui edukasi budaya, pengenalan sejarah lokal, serta keterlibatan langsung dalam proses pembuatan Tutu Unu, generasi muda diharapkan dapat memahami makna dan nilai yang terkandung di dalamnya.
Lebih lanjut, Mo’a Popi menyampaikan bahwa pelestarian Tutu Unu tidak hanya penting untuk menjaga warisan budaya leluhur, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat desa. Jika dikelola dengan baik, Tutu Unu dapat menjadi identitas budaya lokal yang dikenal luas dan bernilai bagi pengembangan desa berbasis kearifan lokal.
Masyarakat Desa Wolokoli berharap agar warisan budaya leluhur seperti Tutu Unu terus mendapat perhatian, baik dari pemerintah desa, masyarakat, maupun generasi muda. Pelestarian budaya ini dinilai penting sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus sebagai upaya menjaga jati diri budaya masyarakat di tengah perubahan zaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan komitmen bersama dan kesadaran kolektif, Tutu Unu diharapkan tidak hanya bertahan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya Desa Wolokoli, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




