Tutu Unu, Warisan Budaya Leluhur Periuk Tanah yang Tetap Hidup di Desa Wolokoli

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 265 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mo’a Popi, Ketua Karang Taruna Desa Wolokoli

Mo’a Popi, Ketua Karang Taruna Desa Wolokoli

Ia juga menambahkan bahwa pemuda desa memiliki peran strategis dalam upaya pelestarian budaya lokal. Melalui edukasi budaya, pengenalan sejarah lokal, serta keterlibatan langsung dalam proses pembuatan Tutu Unu, generasi muda diharapkan dapat memahami makna dan nilai yang terkandung di dalamnya.

Lebih lanjut, Mo’a Popi menyampaikan bahwa pelestarian Tutu Unu tidak hanya penting untuk menjaga warisan budaya leluhur, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat desa. Jika dikelola dengan baik, Tutu Unu dapat menjadi identitas budaya lokal yang dikenal luas dan bernilai bagi pengembangan desa berbasis kearifan lokal.

Baca Juga :  Banjir di Paupanda Ende, Puluhan Rumah Warga Terendam

Masyarakat Desa Wolokoli berharap agar warisan budaya leluhur seperti Tutu Unu terus mendapat perhatian, baik dari pemerintah desa, masyarakat, maupun generasi muda. Pelestarian budaya ini dinilai penting sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus sebagai upaya menjaga jati diri budaya masyarakat di tengah perubahan zaman.

Dengan komitmen bersama dan kesadaran kolektif, Tutu Unu diharapkan tidak hanya bertahan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya Desa Wolokoli, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka.

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru