Tutu Unu, Warisan Budaya Leluhur Periuk Tanah yang Tetap Hidup di Desa Wolokoli

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 224 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mo’a Popi, Ketua Karang Taruna Desa Wolokoli

Mo’a Popi, Ketua Karang Taruna Desa Wolokoli

Ia juga menambahkan bahwa pemuda desa memiliki peran strategis dalam upaya pelestarian budaya lokal. Melalui edukasi budaya, pengenalan sejarah lokal, serta keterlibatan langsung dalam proses pembuatan Tutu Unu, generasi muda diharapkan dapat memahami makna dan nilai yang terkandung di dalamnya.

Lebih lanjut, Mo’a Popi menyampaikan bahwa pelestarian Tutu Unu tidak hanya penting untuk menjaga warisan budaya leluhur, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat desa. Jika dikelola dengan baik, Tutu Unu dapat menjadi identitas budaya lokal yang dikenal luas dan bernilai bagi pengembangan desa berbasis kearifan lokal.

Baca Juga :  Hilirisasi Pertanian NTT, Biomassa Gamal Menuju Energi Hijau

Masyarakat Desa Wolokoli berharap agar warisan budaya leluhur seperti Tutu Unu terus mendapat perhatian, baik dari pemerintah desa, masyarakat, maupun generasi muda. Pelestarian budaya ini dinilai penting sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus sebagai upaya menjaga jati diri budaya masyarakat di tengah perubahan zaman.

Dengan komitmen bersama dan kesadaran kolektif, Tutu Unu diharapkan tidak hanya bertahan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya Desa Wolokoli, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka.

Berita Terkait

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan
Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Berita Terbaru