Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 251 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto :Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli memimpin rapat koordinasi penanganan bencana gempa bumi di Ruang Kerja Wakil Bupati, Kamis (7/5/2026). Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Flores Timur menetapkan peralihan status dari tanggap darurat menuju masa transisi pemulihan.

Ket Foto :Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli memimpin rapat koordinasi penanganan bencana gempa bumi di Ruang Kerja Wakil Bupati, Kamis (7/5/2026). Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Flores Timur menetapkan peralihan status dari tanggap darurat menuju masa transisi pemulihan.

Sebelumnya, BPBD Flores Timur sempat mengusulkan perpanjangan masa tanggap darurat selama 14 hari. Usulan itu diajukan guna mendukung distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak sekaligus mengatasi kendala administratif dalam penganggaran penanganan bencana.

Namun dalam pembahasan rapat, sejumlah peserta menilai alasan utama perpanjangan masa tanggap darurat lebih berkaitan dengan kebutuhan administrasi dibanding kondisi riil kebencanaan di lapangan yang dinilai mulai normal.

Baca Juga :  Pemprov NTT Bahas Dampak Batas 30 Persen Belanja Pegawai, Pengurangan P3K Jadi Opsi Terakhir

Sekretaris Daerah Flores Timur, Petrus Pedomaran, menjelaskan perubahan status menjadi masa transisi pemulihan justru memberi ruang lebih fleksibel bagi pemerintah daerah dalam melakukan penyesuaian anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan status transisi pemulihan, pemerintah daerah tetap dapat melakukan penyesuaian anggaran termasuk penggunaan Belanja Tidak Terduga untuk mendukung percepatan pemulihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Drama Comeback! SMK Informatika St. Petrus Ruteng Lolos ke 16 Besar Usai Kalahkan SMAN 1 Ruteng Anam 3-2

Pemerintah Kabupaten Flores Timur kini memfokuskan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membantu masyarakat terdampak gempa, termasuk penanganan terhadap 3.344 jiwa korban terdampak serta perbaikan 689 unit rumah rusak yang tersebar di 17 desa.

Berita Terkait

Camat Detukeli Soroti Infrastruktur Dasar, Minta Pemkab Ende Serius Benahi Jalan Antar-Kecamatan
Perempuan Lansia Jadi Korban Kekerasan, Komnas Perempuan Soroti Tuntutan 5 Bulan Penjara
Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian
Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian
Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru