Dipo Nusantara Serap Aspirasi Warga Ende Soal Dampak Tambang Galian C, Janji Sampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Ryan Nulangi Editor : Redaksi Dibaca 96 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengikuti reses dengan Dipo Nusantara

Warga mengikuti reses dengan Dipo Nusantara

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa warga sebelumnya memiliki lahan di sekitar aliran kali, namun kini lahan tersebut sudah hilang karena tergerus banjir.

“Dulu ada warga yang punya lahan di sekitar kali, tetapi sekarang sudah tidak ada karena tergerus banjir,” tambahnya.

Galian Diduga Melebihi Kesepakatan Awal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alo Gons juga menyebutkan bahwa dalam perjanjian awal, kedalaman galian hanya diperbolehkan sekitar 1,5 meter. Namun dalam praktiknya, aktivitas galian disebut mencapai kedalaman hingga 6–7 meter.

Ia menilai kondisi tersebut memperparah dampak banjir ketika musim hujan tiba.

“Ketika musim kemarau mereka menggali seperti terowongan. Saat musim hujan, batu dan pasir terbawa banjir dan terkumpul di lubang yang sudah mereka siapkan, lalu diangkat lagi oleh perusahaan. Hal itu terjadi berulang setiap tahun,” jelasnya.

Karena itu, warga meminta pemerintah melalui DPR RI agar segera menutup aktivitas tambang galian C tersebut.

“Hari ini kami sepakat minta tambang itu ditutup. Kalau tidak ada upaya dari perusahaan, kampung kami bisa tinggal nama karena jaraknya dengan kali semakin dekat,” tegasnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Berita Terbaru