Asap Hitam Membubung dari Kapel Sistina, Paus Baru Belum Terpilih

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 12:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 837 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asap hitam pertanda paus belum terpilih

Asap hitam pertanda paus belum terpilih

Asap hitam membubung dari cerobong Kapel Sistina, Rabu malam waktu setempat.

Ini menjadi tanda bahwa pada hari pertama konklaf, para kardinal belum berhasil memilih Paus baru untuk menggantikan pemimpin Gereja Katolik sebelumnya.

Kehadiran Ribuan Umat di Lapangan Santo Petrus
Sekitar 45.000 umat Katolik dari seluruh dunia memadati Lapangan Santo Petrus, berharap menyaksikan munculnya asap putih — isyarat bahwa seorang Paus telah terpilih secara bulat.

Namun hingga pukul sembilan malam, hanya asap hitam yang tampak mengabarkan bahwa konsensus belum tercapai.

Rekor Jumlah Kardinal Elektoral
Pemungutan suara kali ini melibatkan 133 kardinal elektoral — jumlah terbanyak sepanjang sejarah konklaf.

Meskipun konstitusi Vatikan menetapkan maksimal 120 orang, Paus Fransiskus sebelumnya telah melampaui batas itu dengan menunjuk kardinal baru dari berbagai benua.

Baca Juga :  Sekjen Kementrian Pendidikan Madagaskar Kunjungi SMAK Frateran Surabaya, Ini Kesannya

Diakon Nicholas Nkoronko dari Tanzania menyatakan kehadirannya sebagai bagian dari doa global.

“Kami berdoa agar Roh Kudus membimbing proses ini,” ujarnya kepada Vatican News.

Berita Terkait

Angelica Judith Micheldi Mahasiswi Indonesia Raih Penghargaan RMUTK
Sede Vacante dan Yubileum 1700, Pelajaran Berharga Bagi Gereja di Tahun Suci 2025
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun Setelah Rayakan Paskah
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Dunia Berduka
Manchester City Tumbang 2-3 dari Real Madrid, Guardiola Soroti Keputusan Buruk
Sekjen Kementrian Pendidikan Madagaskar Kunjungi SMAK Frateran Surabaya, Ini Kesannya
Korea Utara Miliki Pendekatan Berbeda Terhadap Agama
Paus Fransiskus Terima Kunjungan Perdana Menteri Sementara Lebanon Najib Mikati Bahas Isu Penting di Lebanon
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru