Warga Lisepu’u Wolowaru Dihebohkan Dengan Penemuan Kerangka Manusia

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025 - 09:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 2,189 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan Kerangka manusia, kini diamankan di Polsek Wolowaru dan akan dimakamkan hari ini jumat, 30 Mei 2025 di Jopu

Penemuan Kerangka manusia, kini diamankan di Polsek Wolowaru dan akan dimakamkan hari ini jumat, 30 Mei 2025 di Jopu

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Warga Desa Lisepu’u, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah jurang terjal di wilayah Koramera, pada Kamis (29/5/2025) sekitar pukul 12.00 WITA.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga berinisial MK (42 tahun), yang segera mendatangi Polsek Wolowaru untuk melaporkan temuannya.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku, S.Sos langsung memerintahkan personel piket untuk segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) dari Polres Ende juga dikerahkan untuk membantu proses olah TKP dan identifikasi.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan sisa-sisa kerangka manusia yang sudah tidak utuh dan dalam kondisi menyatu dengan vegetasi sekitar.

Di dekat kerangka tersebut, ditemukan sejumlah barang pribadi yang menjadi petunjuk awal untuk mengungkap identitas korban.

Baca Juga :  Pemkab Flores Timur Gandeng LPK Sekai Hikari Indonesia Kirim Pemuda Magang ke Jepang

Barang-barang tersebut antara lain :

Satu potong jaket hoodie berwarna hitam, Satu kaos berwarna hitam, Satu celana pendek, Satu celana dalam berwarna biru, Satu lembar sarung bermotif khas Ende Lio, Satu dompet kulit berwarna hitam, Satu buah kartu ATM, Satu buah Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama FK, pria berusia 30 tahun, beralamat di Jl. Kebuyahan, Kelurahan Marukangan, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Identitas pada KTP inilah yang kemudian menjadi petunjuk utama pihak kepolisian dalam menelusuri siapa korban sebenarnya.

Kapolsek Wolowaru, Ipda Ubaldus, dalam keterangannya kepada liputanflores.com menjelaskan bahwa setelah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi, pihaknya menduga kuat bahwa korban berasal dari wilayah sekitar, tepatnya Desa Waturaka, Kecamatan Kelimutu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bukti, serta dilakukan pencocokan identitas dengan warga sekitar, kami akhirnya mendapat titik terang bahwa korban merupakan FK, yang dilaporkan telah lama tidak diketahui keberadaannya oleh pihak keluarga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Natal FP NTT di Malang Jadi Momentum Konsolidasi Diaspora Pemuda NTT se-Indonesia

Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban, termasuk seorang warga berinisial VW yang diduga kuat merupakan orang tua kandung FK.

Dalam keterangannya, VW menyatakan bahwa FK sempat meninggalkan rumah pada Sabtu, 26 April 2025 untuk mengambil uang tunai di mesin ATM yang berada di Desa Koanara. Namun, sejak saat itu FK tidak pernah kembali dan tidak ada kabar keberadaannya.

“Kami mengira FK kembali merantau ke Kalimantan seperti sebelumnya, karena memang ia bekerja dan tinggal di sana,” jelas VW kepada petugas.

Sebagai tindak lanjut dari penemuan tersebut, sejumlah langkah dilakukan pihak kepolisian. Di antaranya:

Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), Olah TKP oleh Tim Inafis Polres Ende, Pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi,
Pengamanan seluruh barang bukti, Proses identifikasi jenazah,
Penyusunan laporan polisi,
Evakuasi kerangka korban yang melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Wolowaru

Baca Juga :  Manchester City Tumbang 2-3 dari Real Madrid, Guardiola Soroti Keputusan Buruk

Setelah hasil identifikasi diumumkan, pihak keluarga menyatakan menerima kenyataan tersebut dengan ikhlas.

Mereka juga menyampaikan bahwa tidak akan menuntut secara hukum atas kejadian ini dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut terhadap jenazah FK. Pernyataan tertulis dari keluarga pun telah diberikan kepada pihak kepolisian.

Rencananya, kerangka jenazah FK akan dimakamkan oleh keluarga pada hari Jumat, 30 Mei 2025 di kampung halaman mereka, Desa Jopu, Kecamatan Wolowaru.

Kapolsek Wolowaru menyampaikan terima kasih atas kerja sama masyarakat yang telah melaporkan kejadian ini dengan cepat, serta kepada seluruh pihak yang membantu proses identifikasi dan evakuasi.

“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tetap menjaga komunikasi dan keselamatan, terutama ketika bepergian ke tempat-tempat yang cukup terpencil,” tutup Ipda Ubaldus.

Berita Terkait

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang
Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Berita Terbaru