PMKRI Maumere Desak Kejari Sikka Tetapkan Tersangka Korupsi PDAM Wair Puan, Kejari Minta Dukungan Masyarakat

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 587 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMKRI Maumere Demo di Kejari Sikka, Tuntut segera tetapkan tersangka korupsi PDAM Wairpuan

PMKRI Maumere Demo di Kejari Sikka, Tuntut segera tetapkan tersangka korupsi PDAM Wairpuan

MAUMERE, – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka menuntut transparansi dan percepatan penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah PDAM Wair Puan.

Mereka mendesak agar Kejari segera menetapkan tersangka dalam kasus yang telah bergulir sejak 2021 kemarin.

Baca Juga :  Flores Timur Siapkan Izin Usaha Arak Tradisional, Respons Aksi Mahasiswa

​Salah Satu Masa Aksi dalam oratornya menyebutkan bahwa adanya Indikasi Korupsi dana hibah di PDAM Wair Puan. Sebesar Rp 1,8 Miliar pada, Senin, (1/9/2025). Depan kejari Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas). Jhon Debrito Papa Naga, menyebutkan bahwa berdasarkan kajian internal PMKRI, adanya indikasi korupsi sebesar Rp 1,8 miliar dari dana hibah sebesar Rp 6,75 miliar yang digelontorkan oleh Pemkab Sikka.

Baca Juga :  Pemerintah Ende Pastikan Stabilitas Stok dan Harga Barang Selama Lebaran

Selain itu, Jhon Debrito menilai bahwasanya penanganan kasus ini terkesan lamban dan tidak jelas, membiarkannya menggantung selama lima tahun tanpa penetapan tersangka.

Mereka menolak alasan klasik keterbatasan sumber daya yang seringkali menjadi dalih aparat penegak hukum.

Berita Terkait

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan

Berita Terbaru