Gereja Keuskupan Labuan Bajo Dorong Transformasi Pastoral Melalui Sapta Alih

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025 - 09:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Selvianus Hadun Editor : Redaksi Dibaca 933 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Pastoral Post Natal Keuskupan Labuan Bajo/Sumber Foto ; Selvianus Hadun

Sidang Pastoral Post Natal Keuskupan Labuan Bajo/Sumber Foto ; Selvianus Hadun

LIPUTANFLORES.COM|LABUAN BAJO, – Keuskupan Labuan bajo menyelenggarakan Sidang Pastoral Post-Natal yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 16 Januari 2025.

Sidang ini mengusung tema “Pastoral Tata Kelola Partisipatif ; Persekutuan-Partisipasi-Perutusan,” dan bertujuan memperkuat tata kelola gereja lokal yang partisipatif dan sinodal.

Dalam rundown sidang terlihat bahwa kegiatan itu akan berlangsung selama 4 hari yakni dari Senin hingga Kamis (13-16 Januari 2025).

Pada hari ke dua, RD. Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic., Theol. Hadir sebagai pemateri 1.

Dr. Manfred menyampaikan bahwa Gereja Keuskupan Labuan Bajo, melalui motto episkopat “Supaya Dunia Diselamatkan oleh-Nya” (Yoh, 3:17), terus berkomitmen untuk mengembangkan model pastoral yang relevan dengan kebutuhan zaman modern.

Baca Juga :  Panen Perdana Cabai, Polsek Ndona Dukung Ketahanan Pangan di Ende

“Dalam upaya ini, Gereja mengadopsi pendekatan Sapta Alih yang bertujuan untuk memperbaharui dan mengintegrasikan pelayanan pastoral dengan konteks sosial dan budaya yang dinamis” ungkap Dr. Manfred.

Pendekatan Sapta Alih mencakup tujuh dimensi transformasi yang saling terkait, yaitu alih perspektif, alih fokus, alih metode, alih subjek, alih bahasa, alih struktur, dan alih tujuan.

Baca Juga :  Ketergantungan APBN, Melki Laka Lena dan Melchias Mekeng Dorong Obligasi Daerah sebagai Solusi Pendanaan

Berita Terkait

Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Majelis Hakim PN Labuan Bajo Disorot, Tanah Negara di Keranga Diduga Berubah Jadi Milik Perorangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru