“Transformasi ini dirancang untuk membawa Gereja lebih dekat dengan masyarakat dan menjadikan pelayanan pastoral lebih inklusif, partisipatif, dan kontekstual” tegas Dr. Manfred.
Beliau menjelaskan ke tujuh alih itu secara detail. Alih Perspektif menekankan perubahan dari orientasi institusional ke individu sebagai subjek utama pewartaan Injil. Gereja mengadakan pelatihan kepemimpinan berbasis komunitas bagi pemuda untuk membangun rasa tanggung jawab sebagai pewarta iman di tengah masyarakat.
Pada Alih Fokus, beliau menekankan tentang penguatan komunitas iman yang berdaya transformasi sosial daripada sekadar pelayanan sakramental. Gereja mendirikan koperasi umat yang bertujuan meningkatkan perekonomian lokal, seperti koperasi produsen hasil laut yang mendukung para nelayan, sekaligus memberdayakan mereka dengan nilai-nilai Injil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendekatan dialogis, partisipatif, dan berbasis teknologi digital merupakan point-point yang ditekankan pada Alih Metode.
Gereja mengadakan kursus online tentang Kitab Suci atau ajaran sosial Gereja, serta aktif menggunakan media sosial untuk menyebarkan konten pastoral dalam bentuk video pendek yang menarik.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



