Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Mahasiswa KKNT Editor : Redaksi Dibaca 429 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKNT Desa Ulupulu 1 Batch 2 2026

Mahasiswa KKNT Desa Ulupulu 1 Batch 2 2026

Dalam teori keadilan, John Rawls mengemukakan difference principle, yaitu bahwa kebijakan publik seharusnya terlebih dahulu memberi manfaat terbesar kepada kelompok yang paling kurang beruntung. Jika prinsip ini dijadikan pijakan, maka daerah dengan risiko stunting yang lebih tinggi semestinya memperoleh perhatian dan percepatan implementasi yang lebih besar.

Masyarakat juga berharap agar setiap program pemerintah memiliki kesinambungan. Kehadiran berbagai program pembangunan tentu merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan. Namun, keberhasilan sebuah kebijakan akan lebih bermakna apabila program-program yang telah diluncurkan benar-benar berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya sebelum fokus diperluas ke berbagai agenda baru.

Baca Juga :  AHP Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di STKIP Citra Bakti

Kepercayaan publik dibangun bukan melalui banyaknya peluncuran program ataupun seremoni peresmian, melainkan melalui hasil nyata yang dirasakan masyarakat sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis bukanlah jumlah bangunan yang berdiri ataupun banyaknya publikasi yang beredar. Keberhasilan sesungguhnya diukur dari satu hal yang sangat sederhana: apakah setiap anak di desa-desa seperti Ulupulu 1 telah menikmati makanan bergizi yang menjadi haknya.

Baca Juga :  Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir

Berita Terkait

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana
Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Rabu, 16 September 2026 - 07:33 WITA

Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Sabtu, 5 September 2026 - 19:20 WITA

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda

Berita Terbaru