Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Mahasiswa KKNT Editor : Redaksi Dibaca 315 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKNT Desa Ulupulu 1 Batch 2 2026

Mahasiswa KKNT Desa Ulupulu 1 Batch 2 2026

Dalam teori keadilan, John Rawls mengemukakan difference principle, yaitu bahwa kebijakan publik seharusnya terlebih dahulu memberi manfaat terbesar kepada kelompok yang paling kurang beruntung. Jika prinsip ini dijadikan pijakan, maka daerah dengan risiko stunting yang lebih tinggi semestinya memperoleh perhatian dan percepatan implementasi yang lebih besar.

Masyarakat juga berharap agar setiap program pemerintah memiliki kesinambungan. Kehadiran berbagai program pembangunan tentu merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan. Namun, keberhasilan sebuah kebijakan akan lebih bermakna apabila program-program yang telah diluncurkan benar-benar berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya sebelum fokus diperluas ke berbagai agenda baru.

Baca Juga :  𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐚𝐫𝐮, 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡

Kepercayaan publik dibangun bukan melalui banyaknya peluncuran program ataupun seremoni peresmian, melainkan melalui hasil nyata yang dirasakan masyarakat sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis bukanlah jumlah bangunan yang berdiri ataupun banyaknya publikasi yang beredar. Keberhasilan sesungguhnya diukur dari satu hal yang sangat sederhana: apakah setiap anak di desa-desa seperti Ulupulu 1 telah menikmati makanan bergizi yang menjadi haknya.

Baca Juga :  Korban dan Pelaku Kini Berada Dalam Satu Kubu

Berita Terkait

May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur
Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi
Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya
Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT
Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”
Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin
Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:03 WITA

Keuskupan Agung Ende Canangkan Muspas IX 2027, Umat Diajak Berjalan Bersama dalam Semangat Sinodalitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WITA

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Berita Terbaru