Apebuan Cup 2025 Resmi Dimulai, 42 Tim Bertanding di Stadion Sukutokan Adonara

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 1,132 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stadion Apebuan Adonara

Stadion Apebuan Adonara

Dari total 42 tim, sebanyak tujuh berasal dari luar Pulau Adonara. Dua di antaranya bahkan datang dari luar Kabupaten Flores Timur, yakni Muhammadiyah FC (Kota Kupang) dan PS Roko (Kabupaten Lembata). Sementara lima tim lain berasal dari Pulau Solor dan Daratan Larantuka, seperti Ikan Paus FC, Benteng Kota FC, Repsol FC, Bintang Timur FC, dan Waimana Putra FC.

Baca Juga :  Simak..! Pesan Melchias Mekeng Untuk Juventus Prima Yoris Kago dan Simon Subandi Supriadi.

Masuknya tim luar daerah ini dianggap meningkatkan daya saing turnamen.

“Ini bukti bahwa turnamen ini semakin berkembang dan mendapat tempat di hati komunitas sepak bola NTT,” kata salah satu panitia teknis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panitia menetapkan harga tiket fase grup sebagai berikut:

Baca Juga :  Air Bersih di Desa Ndetuzea, Antara Seremoni CSR PELNI–BSI dan Kebutuhan Nyata Warga

Tribun Biasa:
Rp 10.000 (dewasa), Rp 5.000 (anak-anak)

Tribun Utama:
Rp 25.000 (dewasa), Rp10.000 (anak-anak)

Tribun VIP:
Rp 250.000 (dewasa), Rp 100.000 (anak-anak), termasuk snack & minuman

Karcis parkir:
Roda dua: Rp 5.000
Roda tiga & empat: Rp 20.000
Roda enam: Rp 30.000

Panitia menegaskan bahwa tarif ini hanya berlaku untuk pertandingan fase grup. Harga tiket babak gugur akan diumumkan kemudian.

Baca Juga :  Misa Syukur HUT RI ke-80 di Ile Boleng, Gereja dan Pemerintah Satukan Semangat Kemerdekaan

Berita Terkait

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah
Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”
HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan
Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Berita Terbaru