ENDE, LIPUTANFLORES.COM| – Bupati Ende, Yosef B. Badeoda, menyampaikan seruan tegas dalam upaya membentuk generasi muda yang mampu bersaing di tengah kompetisi global.
Dalam sambutannya saat membuka acara Phase Out Program Yayasan FREN di Aula Paroki Onekore, Selasa (29/7), Bupati menegaskan pentingnya transformasi paradigma pendidikan dan penghapusan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Ende.
“Pola pikir anak-anak kita harus diarahkan dari konsumtif menjadi produktif. Anak-anak tidak boleh lagi hanya diajarkan untuk bertahan hidup hari ini, tapi berpikir untuk masa depan,” tegas Bupati Yosef Badeoda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Bupati Yosef, pendekatan pendidikan konvensional yang menempatkan anak sebagai objek pasif harus segera ditinggalkan.
Ia mendorong agar orang tua dan tenaga pendidik di Ende menciptakan lingkungan belajar yang menumbuhkan pemikiran produktif dan kemandirian.
“Anak-anak tidak boleh diajarkan berpikir miskin. Kita harus mulai membiasakan mereka dengan cara berpikir maju,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti isu kekerasan terhadap anak yang masih menjadi masalah di daerah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




