Bupati Ende, Paradigma Didik Anak Harus Berubah, Stop Kekerasan terhadap Anak

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 20:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 663 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ende Yoseph Badeoda dan Pengurus Yayasan FREN pose bersama usai kegiatan di aula Paroki Onekore

Bupati Ende Yoseph Badeoda dan Pengurus Yayasan FREN pose bersama usai kegiatan di aula Paroki Onekore

Ia menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal, harus dihentikan total.

“Tidak boleh lagi ada anak Ende yang hidup dalam tekanan, teraniaya, atau tidak mendapat pendidikan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Ende, tambahnya, akan membuka akses seluas-luasnya agar semua anak mendapat perlindungan dan pendidikan layak.

Bupati juga menekankan bahwa kualitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang mandiri, tangguh, dan siap bersaing secara global.

Ia menilai, perubahan besar bisa terwujud jika seluruh pemangku kepentingan — mulai dari pemerintah, sekolah, hingga orang tua — bersinergi dalam membentuk ekosistem pendidikan yang suportif dan bebas kekerasan.

Baca Juga :  Warga Birijo Resah, Akses Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Pada kesempatan itu, Yosef juga menyampaikan apresiasi terhadap Yayasan FREN yang selama 30 tahun terakhir telah konsisten dalam mendampingi anak-anak di Ende melalui program pemenuhan hak, perlindungan, pemberdayaan, dan penguatan keluarga.

Ketua Yayasan FREN, Bonak Kowak Kornelis, dalam sambutannya menyatakan bahwa perjalanan panjang FREN di Ende merupakan bukti komitmen mereka dalam mendampingi anak-anak tumbuh sebagai pribadi mandiri dan berdaya.

Baca Juga :  200 Peserta Hadiri Seminar Arrum Haji, Pegadaian Ende Sosialisasikan Investasi Umrah

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru