Bupati Terpilih Flotim Antonius Doni Dihen Temui Menteri KKP, Bahas Penguatan Sektor Perikanan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025 - 09:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus K Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 775 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Flores Timur terpilih, Antonius Doni Dihen bersilaturahmi dengan Kementerian KKP (Foto ; Frederick)

Bupati Flores Timur terpilih, Antonius Doni Dihen bersilaturahmi dengan Kementerian KKP (Foto ; Frederick)

Selain itu, nelayan masih menghadapi kendala alat tangkap yang kecil dan terbatas, sehingga hasil tangkapan belum maksimal.

Oleh karena itu, Doni Dihen menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat untuk memperkuat kapasitas nelayan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan.

“Kepentingan utama kita adalah kesejahteraan nelayan. Kalau alat tangkap mereka masih terbatas, maka hasil tangkapan juga tidak optimal. Ke depan, kami ingin membangun BUMD yang bisa mengelola sektor perikanan dan kelautan dengan lebih baik, termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Respon positif datang dari Menteri KKP, yang langsung meminta Dirjen Perikanan Tangkap dan Dirjen Perikanan Budidaya untuk terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Hal ini, menurut Doni Dihen, menjadi sinyal baik bagi daerahnya dalam memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Warga Birijo Resah, Akses Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

“Kami optimistis bahwa komunikasi yang baik dengan Kementerian KKP akan membawa dampak positif bagi pembangunan ekonomi di Flores Timur, khususnya dalam sektor perikanan dan kelautan,” katanya.

Berita Terkait

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Berita Terbaru