Camat Ile Boleng Ajak Guru Jaga Soliditas, pada HUT ke-80 PGRI & HGN 2025

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 18:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederikus Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 493 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Hari Guru Nasional di Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur

Kegiatan Hari Guru Nasional di Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur

Anggota DPD Kabupaten Flores Timur, Gaffar (Jafar) Ismail, menyoroti ketimpangan kebijakan pemerintah terhadap guru swasta.

“Kita harus jujur bahwa ada kebijakan yang masih mendiskriminasi guru-guru di lembaga pendidikan swasta,” ujarnya.

Ia menilai ironi ketika lembaga swasta—termasuk lembaga pendidikan Keuskupan—yang historis membangun pendidikan Flores, justru tidak mendapatkan sokongan yang sama seperti sekolah negeri. Pembatasan guru ASN hanya untuk sekolah negeri dinilai menjadi persoalan serius.

Gaffar meminta PGRI Ile Boleng menyiapkan data akurat mengenai jumlah sekolah swasta, siswa, dan guru belum terdukung, agar advokasi di DPRD lebih kuat.

Dalam sambutannya, Gaffar juga mengajak guru meneladani semangat Ki Hajar Dewantara dalam mengabdi di tengah keterbatasan.

Baca Juga :  Sekolah Masa Depan, Investasi Flores Timur untuk Generasi Emas

“Jika kita tidak memiliki kapasitas yang memadai, apa yang hendak kita sampaikan kepada anak-anak kita?”

Ia menutup sambutan dengan memberikan penghargaan kepada seluruh pendidik atas dedikasi mereka.

Camat Yakobus turut melaporkan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut baru berjalan optimal di wilayah tengah Kecamatan Ile Boleng, sementara wilayah timur terkendala belum adanya dapur pengelola.

Baca Juga :  HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Berita Terkait

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu
FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo
Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa
Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah
Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga
Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:34 WITA

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

Rabu, 2 September 2026 - 07:52 WITA

FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo

Selasa, 1 September 2026 - 20:30 WITA

Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Berita Terbaru