Salah satu sektor yang akan menerima dampak besar adalah pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi di berbagai daerah, termasuk di NTT.
“Tadi yang disampaikan, akan ada luncuran baru dari Presiden kepada kita. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi era baru ini, di mana anggaran ke depan akan diarahkan untuk memperkuat belanja publik dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” jelasnya.
Melki juga mengungkapkan bahwa berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, kebijakan efisiensi yang diterapkan telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp306 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dana ini berasal dari pemangkasan anggaran di kementerian, lembaga negara, serta dana transfer daerah.
“Total Rp306 triliun sudah dikumpulkan dari hasil efisiensi anggaran. Ini belum termasuk dana tambahan yang diperoleh dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sumber lainnya, yang jika digabungkan bisa mencapai lebih dari Rp700 triliun. Dana ini nantinya akan dialokasikan untuk program-program strategis yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat, termasuk sektor pertanian, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




