Ribuan pendukung setia diperkirakan akan hadir di Kupang untuk memberikan dukungan penuh bagi tim kesayangan mereka.
Meski menghadapi persaingan ketat dengan sejumlah tim tangguh lainnya, semangat dan determinasi pemain diharapkan mampu membawa hasil positif bagi Perse Ende.
Namun, di balik kesiapan tim, Mikael Badeoda mengungkapkan bahwa Perse Ende sempat hampir batal mengikuti ETMC XXXIIII karena tidak adanya dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Ende.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beruntung, ada donatur yang bersedia membantu pendanaan, sehingga tim tetap bisa berangkat ke Kupang.
“Seluruh biaya mulai dari latihan hingga keberangkatan ditanggung oleh Yayasan Kasih Badeoda yang diketuai oleh Ibu Margareta Badeoda, serta didukung oleh Bank NTT Cabang Ende dan Ikatan Keluarga Ende Flores di Kupang,” jelas Mikael Badeoda.
Terkait target di ETMC XXXIIII, Mikael Badeoda menyatakan harapannya agar Perse Ende bisa lolos dari babak penyisihan grup dan terus melaju ke putaran selanjutnya.
Dengan persiapan matang dan dukungan dari para donatur serta suporter, Perse Ende siap berjuang untuk mengharumkan nama Kabupaten Ende di ajang ETMC XXXIIII.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




